Sunday, 29 January 2017

Deden Tak Temui Kesulitan Adaptasi dengan Bek Baru


Penjaga gawang PERSIB, Muhammad Natshir mengaku, ia tak mengalami kesulitan berarti dalam menjalin komunikasi dengan beberapa bek baru PERSIB.

Pria yang karib disapa Deden ini mengaku profesionalitas yang ditunjukkan Achmad Jufriyanto, Supardi Nasir dan juga Wildansyah turut mempermudah proses adaptasi tersebut. "Mereka pemain senior dan mampu membimbing saya juga saat bermain," katanya.

"Jadi tidak ada canggung untuk komunikasi dengan mereka. Saya tidak menemukan kesulitan dalam komunikasi dengan pemain belakang," sambung Deden.

Seperti saat uji tanding kontra PPLM Nasional di Stadion Siliwangi, beberapa waktu lalu. Deden yang tampil pada babak pertama berada di barisan bek anyar seperti Achmad Jufriyanto, Wildansyah dan pemain muda Henhen Herdiana. Kekompakan yang terbangun pun sukses membuat gawangnya tanpa kebobolan.

Deden yang tampak aktif dalam memberitahu rekannya di posisi belakang membuat bek mudah mengetahui pergerakan lawan. Dia pun berharap semakin seringnya tampil bersama, saling pengertian antara pemain akan tumbuh lebih baik.

"Semuanya saling memahami. Kalau sama Vlado (Vladimir Vujovic) cukup sering tampil. Tapi, dengan pemain lain, walau tidak sesering dengan Vlado semuanya saling membantu untuk mengingatkan," ucapnya. ***

Sumber : PERSIB.CO.ID

Persib Tak Menutup Pintu untuk Purwaka Yudhi


Manajer Persib Umuh Muchtar membuka pintu untuk center back andalan mereka musim lalu (2016) Purwoko Yudhi untuk merapat kembali ke Bandung. Persib masih menunggu kabar baik dari pemain yang akrab disapa Purwaka itu berkenaan dengan kesembuhan lutut kakinya.
Diketahui musim lalu Purwaka mengalami cedera lutut kanan pada pertengahan putaran pertama ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Padahal saat itu pria asal Lampung tersebut membukukan 11 (968 menit) penampilan dengan tim Pangeran Biru. Ia pula berhasil mencetak satu gol pada pertandingan terakhirnya di Persib ke gawang PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Tuntas, Purwaka absen sampai akhir musim ketika ia memutuskan menjalani operasi di Surabaya. Hingga kini sang pemain diketahui sedang menjalani pemulihan dan belum menentukan klub pada musim 2017 ini.
“Mudah-mudahan kalau kakinya sudah bagus lagi. Saya masih butuh karena Purwaka pemain berkelas, Insha Allah bisa (kembali ke Persib) masih punya hubungan baik dengan Purwaka,” tanggap Umuh.
Andai pemain yang kini berusia 32 tahun itu merapat ke Persib ia menjadi center back ketiga yang dimiliki Maung Bandung, setelah Persib memastikan mendaratkan duet back juara Achmad Jufriyanto-Vladimir Vujovic.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Umuh Benarkan, Persib Bidik Gelandang dari Liga Belanda


Setelah terbuka bakal mendatangkan lagi dua pemain baru, manajer Persib Umuh Muchtar menyebut nama satu pemain asing bidikan. Dia adalah pemain berpaspor Kamerun yang dibesarkan di sepak bola Belanda Willie Overtoom. Heracles (2008-2013) dan AZ Alkmar (2013-2015) adalah tim asal Belanda yang lama diperkuatnya.
Namanya memang terdengar asing karena ia belum pernah sekalipun mencicipi sepak bola Indonesia. Rupanya, pemain berusia 30 tahun itu, mendapatkan rekomendasi dari striker Persib naturalisasi Belanda Serginho van Dijk.
“Iya, betul. Willie Overtoom. Pemain dari Kamerun, lama main di Belanda. (Overtoom) dan Sergio, dia satu agen juga,” kata Umuh melalui sambungan telpon pada Minggu (29/1/2017) mengkonfirmasi.
Umuh mengatakan, ia memprioritaskan mendatangkan gelandangan tengah untuk satu pemain asing. Hal itu tidak lepas dari aturan regulasi yang diterapkan di Piala Presiden nanti dimana setiap tim boleh mendaftarkan empat pemain asing.
Dari keempatnya, terperinci aturan 3+1 Asia (3 pemain non Asia dan 1 pemain Asia). Dari keempat pemain itu setiap tim hanya boleh memainkan 3 pemain dalam satu pertandingan.
“Untuk pemain asing memang kami prioritaskan playmaker. Soalnya, kami ingin menambah daya gedor di lini depan,” timpal Umuh menambahkan.
Hingga kini pemain bidikan yang berusaha didatangkan baru sebatas pembicaraan dan belum adanya kesepakatan. Pelatih Jajang Nurjaman tetap menjadi patokan pemain berkaitan layak atau tidak masuk kedalam rencananya. “Masih dalam pembicaraan, belum ada kesepakatan,” katanya.
Bila Persib bakal mendatangkan lagi satu pemain asing di post gelandang serang, maka dipastikan tim memiliki dua asing di sektor tengah. Sebelumnya Erick Weeks Lewis telah resmi menjadi bagian dari Pangeran Biru meski kontraknya hanya sampai Piala Presiden. “Kalu (Overtoom) jadi, nanti dia bisa main gantian sama Erick. Atau main bersamaan juga bisa,” tandas Umuh.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Saturday, 21 January 2017

Zulham Zamrun Ucap Salam Perpisahan Dengan Persib


Setelah sempat dikabarkan akan rujuk, Persib Bandung dan Zulham Zamrun akhirnya resmi berpisah. Kepastian itu terkuak setelah winger pengidola Cristiano Ronaldo tersebut mengunggah postingan yang berisi kalimat perpisahan di akun Instagram miliknya. Zulham mengucapkan terima kasih serta permohonan maaf kepada Persib serta Bobotoh yang setia mendukungnya.
“Hatur nuhun Persib atas kebersamaan selama ini dan terima kasih kepada Bobotoh yang sudah mendukung karir saya selama ada di Persib, saya juga minta maaf kalau selama ini ada salah kata, tingkah laku dan sikap yang tidak berkenan mohon maaf sebesar-besarnya, yang disengaja maupun tidak,” tulis sang pemain dalam akun zulhamzamrun_07.
Sebelumnya sang pemain memang sudah dikabarkan dicoret dari tim setelah Jajang Nurjaman menilai Zulham tidak masuk dalam rencananya. Selain itu Zulham sempat membuat manajemen geram ketika menggantung tawaran perpanjangan kontrak. Namun belakangan Umuh Muchtar sempat melunak dan memberikan kesempatan untuk saudara kembar Zulvin Zamrun ini tetap bersama.
Namun kemungkinan ada kesepakatan yang sulit terjalin antara kedua belah pihak sehingga Zulham dipastikan berganti klub musim depan. Lantaran pada postingan tersebut tertulis dirinya masih ingin bermain untuk skuat Maung Bandung, tetapi manajemen punya keputusan lain. Sehingga akhirnya pemain terbaik serta top skorer Piala Presiden 2015 ini pecah kongsi.
“Keinginan untuk tetap bersama Persib sangat besar tapi keputusan manajemen lain semoga kedepannya bisa bersama-sama lagi. Amiiiin amiiiin amiiiin. Hatur nuhun Persib n Bobotoh,” ujarnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Masalah Keluarga Jadi Alasan Utama Saba Gagal Berbaju Persib


Bidikan utama Persib, Vitor Saba dipastikan batal merapat ke Bandung. Gelandang serang asal Brasil itu pun membuat surat pernyataan dirinya tidak bisa membela Maung Bandung kepada manajemen dan Bobotoh melalui agen, Gabriel Budi. Saba mengatakan dirinya sangat menghargai sambutan yang bagus dari Bobotoh pada akun sosial medianya.
“Pertama, beberapa hari terakhir saya merasakan kecintaan Persib bandung melalui sosial media dan saya sangat menghargai itu. Itu artinya kamu menncari tahu dan menghormati apa yang kalian lihat dan itu berarti sangat banyak buat saya,” tulis Saba dalam surat yang dibuatnya.
Disamping itu, dia juga punya banyak pertimbangan lain yang harus dipikirkan demi karir serta kehidupan keluarganya. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, dia kesulitan untuk beristirahat dengan nyaman karena terus ‘dihantui’ perihal lamaran dari Persib. Mantan punggawa Brescia itu memang sangat peduli dengan kehidupan pribadi dia serta istrinya.
“Namun, di sisi lain saya punya kesulitan yang berat untuk mengambil keputusan. Bukan cuma keputusan karir tapi keputusan soal kehidupan juga. Orang biasanya melupakan itu. Beberapa hari terakhir saya tak bisa tidur nyenyak karena terus memikirkan situasi ini,” jelasnya.
Saba pun mengaku dirinya sudah banyak menggali informasi tentang Indonesia dan Persib. Bahkan pemain yang handal mengekesuksi bola mati ini sudah berbicara dengan mantan pemain dan pelatih Persib untuk mengetahui atmosfer tanah air.
Hingga akhirnya Saba pun mengambil keputusan untuk batal mencoba peruntungan di Indonesia. Menurutnya akan sangat sulit untuk bermain di Indonesia ketika istri sedang mengandung anak pertama. Karena dia harus banyak mendapat perhatian dari keluarga ketika Saba menghabiskan waktu di lapangan. Dia juga khawatir performa ketika bertanding menurun karena konsntrasinya terpecah.
“Pemikirannya adalah, saya dan tunangan saya akan memiliki bayi tahun ini. Satu yang menjadi pemikiran utama adalah kami akan berada sangat jauh dari rumah dan dari keluarga. Dan itu bisa menyebabkan masalah besar dalam kehamilannya, hidup kami dan performa saya di lapangan. Dan kami tidak menginginkan hal itu. Ketika saya menandatangani kontrak dan berkomitmen dengan tim, saya ingin memberi 100 persen kemampuan,” beber Saba.
Dengan keputusan ini, Persib harus menburu playmaker asing lainnya untuk menjadi sutradara permainan di musim depan. Setelah Alex Willian Costa dicoret lantaran tidak memenuhi kriteria dan Vitor Saba menolak pindah, Djadjang Nurdjaman wajib bergerak cepat mencari alternatif.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Ini Tujuan Pertandingan Persahabatan Hari Ini


Pertandingan persahabatan PERSIB kontra Priangan United akan menjadi bagian penilaian jajaran pelatih untuk para pemainnya.

Asisten Pelatih PERSIB, Herrie Setyawan, mengatakan, hasil latihan beberapa hari kemarin akan dilihat progresnya pada laga yang akan berlangsung di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu, 21 Januari 2017, sore nanti. Dia mengaku tim tidak akan mencari bentuk skema permainan dengan taktik atau strategi, tapi lebih pada kondisi fisik pemain.

"Kita hanya ingin melihat hasil latihan selama ini. Kalau taktik itu kewenangan Coach Djanur (Djadjang Nurdjaman). Jadi kalau sudah ada coach, baru strategi. Besok kita lihat fisik, sentuhan," kata Herrie setiba di Tasikmalaya, Jumat (20/01/2017) malam.

Meskipun begitu bukan berarti timnya tak menargetkan kemenangan. Dengan materi pemain yang belum lengkap, Herrie berjanji bersama pemainnya tetap akan memberikan penampilan 100 persen dan tidak ingin kalah pada laga tersebut.

Sebanyak 17 pemain yang dibawanya juga rencananya akan mendapat kesempatan bermain, meskipun semuanya kondisional, melihat situasi di lapangan.

"Kita lihat di lapangan. Situasional saja, tidak ada batasan harus main berapa menit. Kalau bagus kita terus kalau perlu diganti ya diganti meskipun baru 15 menit," tutupnya. ***

Sumber : persib.co.id

Ini Upaya Gabriel Budi Agar Vitor Saba Bergabung Ke Persib


Berhembus kabar kesepakatan Vitor Rodriguez Saba ke Persib, agen sang pemain Gabriel Budi menegaskan hingga saat ini ia masih bernegosiasi dengan manajemen Persib. Hal itu ia jelaskan melalui pesan singkat di akun media sosial twitternya pada Kamis (19/1/2016) malam.
Nilai kontrak Saba yang mencapai 1,7 miliar–menurut data transfermark–coba Budi tawar dengan harga sesuai agar ia berkostum Maung Bandung untuk kompetisi Indonesia 2017. Bahkan ia rela menurunkan agent fee supaya eks. Brescia itu bisa bermain bersama Atep cs.
“Masih dalam tahap negosiasi. Saya sudah tawarkan harga yang sesuai (win win solution), saya juga rela menurunkan agent fee demi Saba merapat,” terang Gabriel Budi.
Saba memang kian mendekat bersama klub kebanggaan Bobotoh ini, setelah sebelumnya Alex Willian dinyatakan tak sesuai ekspektasi saat mengikuti seleksi. Pemain yang sukses bersama klub Australia Western Sydney itu didekati manajemen atas pertimbangan pelatih kepala Jajang Nurjaman, selain mempertimbangkan Erick Weeks Lewis yang melamar.
Gabriel Budi mengatakan Saba tampak tertarik berkarier di Liga Indonesia terkhusus dengan tim besarnya Persib Bandung. Ia pula ikut mencari informasi kepada temannya yang berkarier di Liga Indonesia. Dalam beberapa hari kedepan ia bakal memutuskan gabung atau tidak.
“Saba sudah tanya seputar Liga Indonesia, khususnya Persib kepada pemain yang dia kenal, dan dia akan memutuskan dalam waktu beberapa hari,” ucapnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Persib Nyatakan Siap Jalani Piala Presiden 2017


Manajer Persib Umuh Muchtar menyatakan kesiapan timnya untuk mentas di Turnamen Piala Presiden 2017 yang bakal dihelat 31 Januari mendatang. Walau dua dari lima venue belum ditentukan, namun tempat pembukaan turnamen edisi kedua itu akan dihelat di Stadion Pakansari Kab. Bogor.
Masih ada waktu kurang lebih sekitar 10 hari, akan coba dimaksimalkan skuat Maung Bandung untuk persiapan di bawah arahan asisten Herrie Setiawan. Rabu (25/1/2017) diperkirakan skuat akan komplit terkumpul. Ditambah sang arsitek Jajang Nurjaman yang selesai menuntaskan kursus kepelatihan A AFC akhir bulan ini dan akan segera merapat.
Berstatus sebagai juara bertahan, tentunya Persib Bandung enggan menganggap turnamen ini sekedar pemanasan di ajang pre-season. Mereka ingin kembali mempertahankan juara yang direbutnya 18 Oktober 2015 dalam turnamen di edisi pertama.
“Piala Presiden kesiapan masih ada waktu, kita manfaatkan waktu ini, kita siap. Soal target ya karena kita sebagai juara bertahan tetap optimis pertahanin juara,” ungkap Umuh.
Soal wacana akan dipilihnya kembali Bandung sebagai salah satu tuan rumah, Umuh menyambut baik dan mendukungnya. Kondisi itu dianggap bakal menguntungkan Persib karena bobotoh akan lebih mudah untuk datang mendukung ke stadion. Selain itu, biaya pengeluaran Persib pun dinilai lebih ringan.
“Kalau di Bandung lebih enak enggak ngeluarin biaya besar. Tapi dimanapun pada dasarnya kita siap,” tegas Umuh.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Saturday, 14 January 2017

Bakal Kehadiran Full Back Baru, Jasuk Berusaha Jadi yang Terbaik


Persib bakal kedatangan full back baru, Wildansyah, meski belum megikuti latihan karena masih terikat kontrak bersama Sriwijaya FC (SFC). Belum lagi Supardi Nasir, yang kencang diisukan come back bersama tim kebanggaan bobotoh seiring keinginan ia menemani sang isteri di Bandung untuk berobat.
Dari sekian full back yang berada di tim ini, menyisakan nama Tony Sucipto dan Jajang Sukmara–pasca Dias Angga serta M Agung Pribadi dilepas klub. Peta persaingan di posisi wing back bakal menjadi seru bila dua eks SFC menyelesaikan transfer dengan mulus di Persib Bandung musim ini.
Namun, rupanya hal itu tidak akan membuat Jajang Sukmara gentar. Dirinya siap bekerja keras dalam persaingan sehat mendapatkan tempat utama. Pria asal Soreang itu ingin menunjukkan performa terbaik membantu Persib mendapatkan hasil terbaik.
“Pasti ingin menunjukkan yang terbaik dan membuat Persib bisa mendapatkan hasil yang baik juga dan meningkat di musim ini,” ungkap pemain yang karib disapa Jasuk itu.
Musim lalu dalam gelaran turnamen jangka panjang Indonesian Soccer Championship (ISC), dirinya baru dipercaya dipertengahan liga pasca pelatih Jajang Nurjaman kembali menukangi klub mengganti pelatih terdahulu Dejan Antonic. Secara perlahan dirinya menemukan performa apik dari pertandingan ke pertandingan yang membuat ia dipasang terus menerus menjadi starter hingga berakhirnya musim.
Kondisi itu pula yang dianggapnya beruntung dan dipertahankan manajemen dan pelatih untuk kompetisi resmi musim 2017. Semua itu tidak lepas dari motivasi yang berasal dari keluarga, rekan, manajemen, pelatih dan bobotoh. “Sebetulnya motivasi semua dari keluarga rekan-rekan, manajemen, pelatih, bobotoh semuanya tapi keluarga yang paling besar,” sebut dia.
Peran keluarga menjadi paling vital. Pasalnya di setiap harinya isteri dan anaknya menemani derap langkah ia menginjakkan kaki keluar dan masuk kembali ke dalam rumah. “Kalau peran keluarga tidak bisa dibilang satu-satu, sama pentingnya sekarang anak, istri, dulu keluarga punya ibu bapak sekarang ada dari keluarga istri itu yang paling termotivasi,” tukasnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Staf Pelatih Tunggu Izin Manajemen dan Janur untuk Sertakan Alex Latihan


Asisten pelatih Persib Herrie Setyawan tak mau berspekulasi saat ditanyai Alex Willian yang bakal menjalani latihan perdana di Persib, Senin (16/1). Santer dikabarkan Alex akan memulai berlatih dengan Atep cs, padahal sang pemain diputuskan manajer Persib Umuh Muchtar tak akan direkrut atau diseleksi berkaitan dengan gagalnya tim menggaet Patrick Cruz.
Herrie menyerahkan keputusan Alex yang diketahui masih di Bandung, kepada pihak manajemen. Hingga Sabtu (14/1) staf pelatih belum dikabari akan merapatnya pemain asal Brasil itu ke dalam latihan nanti.
“Enggak ada, belum, masih dengan pemain yang lama seperti kemarin. Alex juga enggak tahu belum ada pemberitahuan ke saya, gimana manajemen saja, kita siapin pemain yang ada,” papar pelatih yang karib disapa Jose itu.
Menurutnya, tak ada masalah jika Alex diberi kesempatan bergabung dalam latihan. Syaratnya adalah dengan izin dari pihak manajemen. Pelatih Jajang Nurjaman atau karib disapa Janur yang berada di Thailand menyelesaikan kursus pula harus mengetahui akan status dan keberadaan sang pemain.
“Engga ada masalah (Alex ikut berlatih) asal manajemen sudah oke suruh kita lihat, ya kita lihat. Itu kan perintah langsung atas izin head coach juga tentunya,” beber Jose.
“Jadi Alex saya nunggu lampu hijau dari manajamen saja. kita belum tahu bagaimana ke depannya dia, apakah diikut sertakan atau enggak,” tambah pelatih kelahiran Makassar tersebut.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Persib Belum Pastikan Rencana Uji Coba ke Batam dan Tasikmalaya


Asisten pelatih Persib Herrie Setyawan menepis rencana timnya untuk melakukan uji coba tandang ke Kota Batam. Seperti apa yang ramai di media sosial jika Maung Bandung akan bertanding melawan PSBP Batam di Stadion Temenggung Abdul Jamal Muka Kuning, Batam Sabtu 21 Januari 2017.
Ia menegaskan uji coba akan dilaksanakan mulai minggu keempat di bulan Januari 2017 ini. “Kita uji coba di minggu keempat programnnya, minggu ini engga ada (uji coba). Ke Batam enggak ada, enggak tahu, enggak ada rencana uji coba ke sana,” tepis Herrie saat dihubungi lewat sambungan seluler.
Adapula rencana tim akan berkunjung ke Kota Tasikmalaya pada tanggal 21 Januari itu. Kendati demikian masih belum dipastikan karena masih dalam pembicaraan di jajaran manajemen. “Minggu depan tim ke Tasik, tapi masih belum pasti itu juga. Nanti sambil persiapan kita tunggu kepastiannya,” timpal Herrie.
“Belum pasti, mungkin di minggu depan ada kepastiannya kita akan uji coba dengan siapa sambil fokus dipersiapkan kondisi tim,” tambahnya.
Pada program latihan yang akan dimulai lagi Senin (16/1). Herrie kembali bakal melakukan penyegaran tim dengan melakukan conditioning. Ajang Piala Presiden di bulan Februari menjadi acuan persiapannya. “Program Senin conditioning persiapan seperti biasa. Nanti sudah deket juga kan ada Piala Presiden,” katanya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Friday, 13 January 2017

Persib Tidak Buru-Buru Isi Satu Slot Pemain Asing


Setelah dipastikan gagal mengangkut Patrick Cruz dos Santos dalam bursa transfer, Persib Bandung menyisakan satu kuota tersisa untuk legiun asing. Namun untuk mengisi jatah tersisa itu Persib lebih memilih bergerak dengan tenang dan tidak tergesa-gesa dalam melancarkan bidikan. Saat ini belum diputuskan siapa legiun impor yang akan diproyeksi guna menempati pos playmaker yang musim lalu menjadi milik Marcos Flores.
Disampaikan oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Zainuri Hasyim, bahwa memang Persib sedang butuh satu pemain asing lagi. Namun untuk mendapat pemain yang cocok dengan kebutuhan tim, mereka tak bisa buru-buru menentukan pilihan. Menurutnya Umuh Muchtar selaku manajer saat ini sedang bergerak untuk mencari sosok yang tepat melengkapi jatah amunisi impor di kompetisi 2017 mendatang.
“Ya memang kita masih kurang satu, masih harus dicari lagi. Pak Umuh lagi ditugaskan dan kira-kira yang mana pilihannya itu. Sekarang pun belum ada keputusan, masih kurang satu,” ungkap Zainuri ketika dihubungi.
Sedangkan untuk kontrak baru untuk pemain di musim 2017, manajemen Persib berjanji akan segera mengikat pasukannya dalam waktu dekat. Bagi pemain baru, Zainuri menegaskan dia akan menyodorkan ikatan kerjasama pada akhir Januari. Sedangkan untuk pemain lama, ekstensi kontrak baru akan diberikan setelah perjanjian di musim lalu rampung bulan Februari.
“Kontrak pemain yang lama sampai Februari, sampai Februari baru akan diperbaharui. Kalau yang baru paling antara akhir bulan ini atau awal bulan Februari,” tukasnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Tampil Impresif, Fabri Diganjar Kenaikan Nilai Kontrak


Manajemen Persib akan menyodorkan kontrak baru bernilai dua kali lipat bagi pemain muda andalannya Febri Hariyadi untuk musim kompetisi 2017. Hal tersebut tidak lepas dari sumbangsih pemain berusia 20 tahun itu terhadap Persib di ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016 lalu.
Febri muncul kepermukaan menjadi andalan pelatih Jajang Nurjaman saat Zulham Zamrun dipanggil Timnas Indonesia Piala AFF 2016. Ia bahkan menggeser nama-nama beken lainnya yang lebih senior seperti Samsul Arif dan Tantan di posisi yang sama (Winger).
Dari total 14 kali penampilan, Bow julukan Febri Hariyadi mengemas 3 gol dan 2 asist. Ia juga mempunyai catatan melanggar sebanyak 13 kali dan dilanggar sebanyak 29 kali. Sampai akhir musim, Febri belum pernah sekalipun mendapatkan kartu kuning. Namun sebaliknya, ada catatan khusus bagi lawan yang menghadapinya. Sebanyak 9 pemain lawan yang pernah menjegalnya hampir semua mendapatkan kartu kuning bahkan kartu merah dari wasit.
Pemain-pemain yang mendapatkan kartu kuning setelah menjegal Febri adalah Michael Yansen Orah (Mitra Kukar), Amarzukih (Persija), Ruben Sanadi (Persipura), Novan Setya (Semen Padang), Victor Pae (Persela), Imam Arief (Barito Putera), Hendri Aprilianto (PS. TNI), dan Zulkifli Syukur (PBFC). Sedangkan Zulvin Zamrun (PSM) adalah pemain yang menerjang Febri sampai diganjar kartu merah oleh wasit.
Selain itu, catatan statistik individu Febri juga dinilai cukup baik. Ia mempunyai data: 53% akurasi tembakan, 70% akurasi operan, 28% akurasi umpan silang, 61% sukses dribel dan 68% sukses tekel.
Terisnpirasi dengan keberhasilan Febri, manajemen pun kembali menyiapkan tiga pemain yang dipromosikan dari Diklat Persib untuk mengarungi Indonesia Super League (ISL) 2017. Mereka adalah Gian Zola, Sugianto dan Ahmad Subagja Baasit.
“Sudah kita siapkan Basit, Zola, sama Sugianto, kalau Febri kenapa bisa dua kali lipat gajinya, karena sebuah penghormatan buat Febri berkontribusi di ISC,” ungkap Umuh belum lama ini.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Betah di Indonesia, Matsunaga Ingin Jadi WNI


Meniti karir di persepakbolaan tanah air pada 2011 lalu, Matsunaga Shohei mengaku kerasan untuk terus tinggal di Indonesia. Bahkan penyerang asal Jepang itu mengaku dirinya memiliki hasrat mengganti kewarganegaraan menjadi WNI. Pemain yang diboyong Persib di awal musim 2017 ini bahkan punya tekad untuk memakai kostum Merah Putih. Karena dia mengatakan sudah sangat betah berada tinggal di Indonesia.
“Iya saya ingin main di timnas. Saya suka main di Indonesia, saya banyak teman di sini. Sudah betah,” beber Matsunaga ketika diwawancara oleh awak media di Stadion Persib, Jumat (13/1).
Jika merunut dari syarat pemain guna berpindah keawarganegaraan, Shohei boleh dikatakan layak menjadi Warga Negara Indonesia. Karena dia sudah 5 tahun lebih berada di Indonesia secara berturut-turut, fasih dalam berbahasa Indonesia, sehat jasmani rohani serta punya mata pencaharian yang tetap. Eks punggawa Persiba Balikpapan itu pun sudah mengutarakan hasratnya kepada pihak Persib dan ada respon yang positif untuk membantunya.
“Saya sudah bilang ke Persib, katanya mereka ada niat mau membantu. Tapi belum ada proses. Kalau memang ada yang bisa bantu kenapa tidak,” beber Matsunaga.
Matsunaga memang merasakan ada dinamika kehidupan di Indonesia yang baginya hal tersebut mustahil didapat ketika berada di Jepang. Menurutnya karakter orang-orang di Negeri Sakura sangat berbeda jauh dengan warga Indonesia. Karena keseharian orang Jepang sangat terobsesi pekerjaan dan uang. Alasan lain yang membuatnya makin ingin berganti paspor adalah faktor istrinya, Erico yang juga sangat kerasan berada di Indonesia.
“Jepang memang kelihatannya begitu indah tapi mereka sangat gila bekerja, pandangan mereka itu seperti kosong. Mereka punya banyak uang tapi tidak tahu cara menghabiskannya. Kalau di Indonesia punya uang atau tidak bisa senang. Dan paling penting, istri saya juga betah di Indonesia,” jelasnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Saturday, 7 January 2017

Cruz Lepas, Peluang Flores Dipertahankan Kian Melebar


Gagal merekrut Patrick Cruz, Manajer Persib Umuh Muchtar siap menyediakan kontrak baru untuk sang gelandang Marcos Flores. Pasalnya gelandang sepaket dengan Patrick Cruz yakni Alex Willian otomatis ditolak Persib.
Ketidakberadaan Cruz dinilainya bukan menjadi masalah utama, pasalnya tim masih memiliki ujung tombak Serginho ‘Sergio’ van Dijk.
“Kalau depan ada Sergio enggak ada masalah, paling tengah, posisi Marcos (Flores) lah akan tetap kita pertahankan,” ungkap Umuh dihubungi Sabtu (7/1).
Marcos Flores hingga saat ini belum menentukan sikap untuk berlabuh di tim manapun. Sambil menjaga komunikasi melalui rekan dekatnya Sergio, Umuh percaya playmaker asal Argentina itu akan bertahan di Persib.
“Selama ini kita melalui Sergio menjaga komunikasi dengan Flores. Kemarin harus ada keputusan katanya, tapi kita kan harus ada koordinasi dulu dengan pak Glen (Perihal drama gagalnya perekrutan Cruz),” beber pria 68 tahun itu.
Diberitakan sebelumnya, bahwa Patrick Cruz memutuskan menandatangani kontrak dengan tim Vietnam Sai Gon FC. Ini tentu sebagai sebuah kegagalan menyakitkan bagi klub kebanggaan bobotoh karena sebelumnya Persib sudah memberikan Down Payment (DP) kepadanya.
Kondisi tersebut membuat Persib beralih ke rencana kedua, menyediakan kontrak baru untuk gelandang lama Marcos Flores dan mencari striker baru dalam sisa bursa transfer.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Umuh Akan Tuntut Agen Patrick Cruz


Agen dari pemain asing asal Brasil, Patrick Cruz, akan dituntut manajemen Persib. Ulahnya ditenggarai menjadi gagalnya Cruz merapat ke Persib, padahal manajemen Maung Bandung sudah memberikan uang muka atau down payment (DP) kepada sang agen, Nelson Sanchez.
Manajer Persib Umuh Muchtar mengkhawatirkan uang DP yang diberikannya kepada agen tak sampai kepada pemain. Sehingga membuat Cruz berani menandatangani kontrak bersama klub asal Vietnam Sai Gon FC, Kamis (5/1) kemarin.
“Takutnya dari agennya belum dikasihkan uang kepada Patrick, makanya saya urusannya dengan agen. Tapi kita akan tuntut dulu karena ada uang transferan,” beber Umuh pada Sabtu (7/1).
Perbuatan sang agen jika seperti itu, dinilai akan merugikan pemainnya. Jika Umuh mempermasalahkannya kepada AFC atau FIFA maka Cruz bisa dilarang tampil dalam pertandingannya bersama klub Sai Gon FC.
“Tapi dia bisa berbuat rugi sendiri, kalau kita tuntut akibatnya Patrick enggak bisa main di sana,” ucap Umuh.
Namun, ia menegaskan hanya akan mempermasalahkan persoalan di atas kepada sang agen, bukanlah pemain. “Tapi kita sekarang punya masalah dengan agen bukan pemain,” tegasnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Gagal Rekrut Cruz, Persib Tolak Alex Willian


Persib harus gigit jari kehilangan pemain bidikan Patrick Cruz, pasalnya sang pemain memutuskan untuk bergabung dengan klub Vietnam Sai Gon FC. Manajer Persib Umuh Muchtar menyayangkan akan drama tersebut, seperti banyak orang menyebutnya pemberi harapan palsu atau PHP.
Umuh mengungkapkan betapa kecewanya ia atas kegagalan tersebut. Padahal dirinya sudah memberikan uang muka atau down payment (DP) kepada sang agen Nelson Sanchez. Demi mendapatkan Cruz, klub harus menyeleksi pemain yang sepaket dengannya, yakni Alex Willian Costa.
“Iya memang dia batal bergabung padahal saya sudah berikan DP dan diterima ke agennya, satu paket sama si Alex, Saya sangat menyayangkan Karena yang paling ditunggu Patrick-nya,” ungkap Umuh saat dihubungi Sabtu (7/1/2017).
Manajer 68 tahun itu juga tidak berani untuk mencoba Alex Willian trial di Persib. Saat Cruz batal, Alex pun akan ditolak olehnya. Artinya Alex yang sudah berada di Bandung mesti pulang kembali ke negaranya.
“Saya tidak berani kalau Patrick-nya enggak ada, berarti Alex-nya juga kita tolak,” tegas Umuh.
Ia menceritakan ketika sang agen (Nelson) dikabari pembatalan Alex, dirinya menolak. Namun, Umuh tegaskan bila Cruz tak jadi maka pemain berposisi sebagai playmaker itu juga harus ditolak.
“Alex pasti dipulangkan, waktu mau cancel Alex dia komplain kalau (Persib) cancel dua-duanya. Sebenarnya kalau harus dua-duanya juga saya tetap ambil Patrick walaupun disatu-paketkan,” jujurnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Thursday, 5 January 2017

Undur Diri Dari SFC, Persib Berpeluang Rayu Supardi Pulang


Kapten Sriwijaya FC Supardi Nasir diberitakan mengundurkan diri dari klub pada Kamis (5/1/2017) sebelum manajemen dan pelatih melakukan evaluasi. Menurut sumber dalam dari Sriwijaya FC (SFC), pengunduran sang pemain dengan alasan yang cukup kuat.
Istri Supardi, Ika Safitri yang sedang menjalani pengobatan di Bandung mengharuskan ia selalu ada dengan istrinya. Menurut sumber dalam yang tak bisa disebutkan namanya, elcapitano sudah pamit kepada pihak manajemen serta pelatih.
“Dia sudah pamit kepada manajemen dan pelatih. Alasannya cukup kuat karena keluarga. Supardi dibutuhkan isterinya yang sedang menjalani pengobatan di Bandung,” kata sumber internal Sriwijaya FC seperti dikutip Sriwijaya Post.
Kondisi itu membuat Persib Bandung berpeluang untuk rayu Supardi come back. Pasalnya pemain berusia 33 tahun itu sangat besar berkarir di Bandung sambil menemani sang istri berobat dan tinggal di kota kembang.
Hingga berita ini diturunkan Supardi belum mengkonfirmasi lagi akan pengunduran dirinya. Namun, seperti dikutip halaman yang sama, jika ia mengatakan tak bisa memberikan yang terbaik untuk Laskar Wong Kito, dirinya siap undur diri sebelum manajemen melepasnya.
“Saya adalah putera daerah. Saya dibesarkan di sini (Sumatera). Saya malu jika saya tidak bisa memberikan yang terbaik di sini. Ini adalah tim saya. Dan saya siap mengundurkan diri dari SFC, sebelum manajemen melepas saya, jika saya tidak bisa memberikan yang terbaik untuk tim,” bebernya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Umuh Muchtar Beri Kesempatan Bagi Zulham Untuk Bertahan


Manajer Persib Umuh Muchtar nyatanya masih memberi hati untuk Zulham Zamrun. Dalam waktu 24 jam atas pernyataan pencoretan pemain Timnas Piala AFF 2016 itu, Umuh mengeluarkan lagi pernyataan untuk memberikan kesempatan di klub Persib Bandung.
“Zulham saya tanya lagi siap atau enggak? kalau siap nanti akan saya ralat dan akan perbaiki. Saya Mungkin akan mengambil keputusan lain,” kata Umuh pada Kamis (5/1/2017) pagi.
Kemungkinan pemain winger itu untuk bertahan di Persib adalah 75 persen. Lebih lanjut Umuh akan kembali menghubungi pelatih kepala Jajang Nurjaman untuk kepastiannya musim depan.
“Nanti ada keputusan secepatnya dan saya juga akan bertemu Zulham juga, presentasinya 75 persen lah Zulham Gabung,” sebut Umuh.
Manajer berusia 68 tahun itu mengkhawatirkan adanya kesalahpahaman antara Zulham dengannya serta pihak pelatih. Seperti diberitakan sebelumnya, penyebab Zulham dicoret tersebab dirinya yang menggantungkan Persib, hingga Jajang Nurjaman–dikabari Umuh–memutuskan mencoret eks. Mitra Kukar itu Rabu (4/1/2017) kemarin.
“Masih belum pasti, saya sudah konfirmasi. Dia (Zulham) bilang takut salah paham. Karena waktu itu Jajang tanya karena mendesak karena butuh (kepastian), Karena tidak ada kepastian beberapa hari,” beber Umuh.
“Tapi Zulham respon, dia bilang cuma minta waktu. Sekarang kalau mau ya kita akan buat dia kontrak,” imbuh manajer menambahkan.
Sumber : SIMAMAUNG.COM