Saturday, 31 December 2016

2 Hari Setelah Dilepas Persib, Dias Angga Deal dengan Klub Baru


Bola.com, Bandung - Mantan pemain Persib Bandung, Dias Angga Putra mengaku telah deal dengan klub baru untuk kompetisi musim depan. Dias resmi dilepas Persib pada 28 Desember 2016 dan dua berikutnya dia mengakui sudah deal dengan klub baru. Namun, Dias masih merahasiakan klub tersebut.
Ia pun berharap suatu saat nanti bisa kembali menjadi kekuatan Maung Bandung. "Saya juga mohon maaf kalau selama ini belum bisa tampil maksimal bersama Persib. Tapi suatu saat saya ingin kembali lagi ke tim Maung Bandung," ujar Dias saar dihubungi, Jumat (30/12/2016).

"Selain animo bobotoh yang tinggi, kekeluargaan di tim Persib juga yang memberatkan saya meninggalkan Persib, pemain senior sudah seperti kakak, pelatih seperti orang tua, termasuk Pak Haji Umuh (manajer) yang selalu memberikan didikan dan bimbingan," ungkap Dias.Diakui Dias, dirinya cukup berat meninggalkan Persib terutama bobotoh, yang sangat antusias mendukung Persib di setiap pertandingan. Apalagi Persib merupakan tim kebanggaan di kota Bandung dan Jabar.
Tak hanya itu, selama di Persib lanjut Dias cukup banyak ilmu yang didapatnya sehingga bisa membentuk karakter dalam bermain karena mendapat ujian tekanan dari bobotoh. "Alhamdulillah selama di Persib saya memberikan dua gelar yaitu Piala Presiden dan Piala Wali Kota Padang," ucap Dias.
Pemain bernomor punggung 4 ini pun mengakui selama di Persib selalu memberikan loyalitas di dalam bermain dengan kemampuan sendiri. "Tapi masih banyak kekurangan dan jauh dari harapan. Mudah-mudahan saya mengembangkan kemampuan saya dengan klub baru nanti," ucap Dias.
Jebolan Persib Bandung U-21 mengakui saat ini fokus dengan latihan untuk persiapan kompetisi musim depan. "Yang pasti saya sudah sepakat dengan klub baru, tapi tinggal lihat saja nanti," pungkas Dias.

Pelatih Persib Persiapkan Bekal untuk Berguru ke Thailand


Bola.com, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengakui persiapannya untuk berangkat ke Bangkok, Thailand berjalan dengan baik dan tanpa ada kendala. Semua hal yang diperlukan termasuk fisik dan mental dalam kondisi baik.
Djanur akan terbang ke Bangkok untuk mengikuti kursus lisensi A AFC. Djanur akan berangkat awal Januari 2017 dan kembali pada pada akhir bulan.
Seperti diketahui, pada 2015 saat persib tampil di Piala AFC dan play-off LCA, Djanur tidak diplot sebagai pelatih melainkan asisten pelatih mendampingi Emral Abus.Lisensi A AFC harus didapatkan Djanur agar memenuhi syarat sebagai pelatih di kompetisi tertinggi Indonesia atau saat membawa Persib berlaga pada turnamen resmi AFC seperti Piala AFC atau Liga Champions Asia.
"Persiapan dituntut fisik prima sama kondisi yang lainnya karena kita akan melakukan di kelas dan dilapangan. Persiapan saya sudah menjaga kondisi fisik selama seminggu ini dengan joging dan coba buka materi," kata Djanur.
Pelatih kelahiran Majalengka ini memastikan tidak akan mendapat kendala beradaptasi dengan kultur dan kehidupan sehari-hari di Thailand. Di Bangkok, dia lebih mudah mengenal segala hal ketimbang saat ia berguru di Milan, Italia.
Hanya dua hal yang mungkin memerlukan adaftasi yang lama, yakni mencari makanan halal serta bahasa.
"Soal ke Thailand tidak terlalu sulit dengan cuaca. Kecuali dengan bahasa karena Thailand sama dengan Indonesia tidak terlalu banyak yang bisa bahasa Inggris. Makanan pasti ada kendala, maka saya bawa dulu bekal untuk satu pekan," kata Djanur.
Demi mendapatkan lisensi A AFC, Djadjang Nurdjaman absen mendampingi Persib Bandung dalam duel melawan Persipura Jayapura, 7 Januari 2017 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.

Djadjang Nurdjaman Berharap Kembali Bawa Persib Juara Tahun 2017


Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman memiliki resolusi untuk tahun 2017. Pelatih yang akrab disapa Djanur itu berharap bisa membawa Persib kembali meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air.
Mantan asisten pelatih Pelita Jaya Karawang itu memang punya cerita sukses di Persib kala membawa Atep dan kawan-kawan meraih gelar juara Indonesia Super League 2014. "Hal yang paling ingin saya capai pada 2017 adalah membawa Persib juara di level Asia, seperti Piala AFC. Itu yang saya inginkan di tahun depan," ujar Djanur.

Djanur bersyukur sebelumnya bersama Persib dilewati dengan indah karena bisa juara ISL 2014 dan dilengkapi dengan juara Piala Presiden 2015. "Waktu di level Asia kami hanya melaju sampai putaran kedua. Mudah-mudahan saja nanti bisa mengantarkan lebih jauh lagi," harapnya.Untuk melangkah ke level Asia lanjut Djanur, tantangan bagi Persib adalah meraih gelar saat kompetisi musim depan yang akan bergulir pada 2017. "Sudah pasti saya ingin kembali membawa Persib juara ISL 2017, itu yang menjadi harapan saya secara pribadi atau secara umum. Dengan bisa juara ISL kembali tentu peluang ke level Asia besar," ucap Djanur.
Selain berharap juara di level Asia, pelatih berusia 51 tahun ini pun menginginkan sepak bola Indonesia di bawah kendali kepengurusan yang baru semakin maju. Terlebih sebelumnya sepak bola Indonesia mengalami masa-masa pahit setelah PSSI disanksi.
"Kami sebagai pelaku sepak bola Indonesia merasakan sekali dampaknya. Jadi kami sangat berharap bisa lebih baik dengan kepengurusan PSSI baru," ungkap pelatih Persib ini mengakhiri.

Friday, 30 December 2016

Persiapan Pra Musim, Persib Agendakan Lawan Tim ISC-B


Persib Bandung memastikan kebutuhannya melakukan pertandingan resmi pre-season dalam mempersiapkan tim di kompetisi Liga Indonesia 2017. Bulan Februari adalah waktu-waktu penting klub menjajal uji coba mematangkan kekuatan strategi untuk  dijalankan nantinya.
Hal itu diakui pelatih Jajang Nurjaman, dirinya sangat menyambut baik beberapa tim sudah mengkonfirmasi segera melakukan laga persahabatan Februari nanti. Namun, pelatih yang karib disapa Janur itu sudah mengatakan tidak untuk ikuti Bali Island Cup (BIC) bulan Januari dengan alasan mepet.
“Sudah pasti. Ada atau tidak ada, butuh (pertandingan uji coba di bulan Februari), pastinya menyambut baik, semua tim pasti butuh (ujicoba),” ungkap Jajang Nurjaman.
Salah satu agenda yang akan direncanakan Persib adalah menjajal tim PS Purwokerto yang bakal berkompetisi di Divisi Utama Liga Indonesia. Selain itu, Maung Bandung pula berencana melaksanakan partai persahabatan melawan PSCS Cilacap–jawara Indonesian Soccer Championship (ISC) B 2016.
“Pasti, ada tawaran dari Purwokerto itu divisi utama (sudah) dua bulan sebelumnya, dan saya ingin uji coba lawan juara (ISC B 2016) PSCS, itu di awal Februari sudah ada,” beber Janur.
Saat ditanyai kemungkinan untuk melakukan laga uji coba di luar negeri, pelatih 58 tahun itu tak mengelaknya. Dirinya katakan untuk tunggu tanggal mainnya. “Uji coba luar negeri kayanya lihat saja nanti,” sebutnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

GBLA Belum Siap Laksanakan Laga Special “Tribute to Persipura”


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung Dodi Ridwansyah mengatakan jika Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) belum bisa dipakai pada awal Januari 2017 ini. Itu artinya, pertandingan special tribute to Persipura yang mempertandingkan jawara Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 melawan Persib sebagai kampiun Liga Indonesia 2014 tak bisa digelar di sana.
Seperti telah diberitakan sebelumnya, laga tersebut akan dihelat Sabtu (7/1/2017) dengan pemilihan venue utama di GBLA. Jika tak siap makan Stadion Si Jalak Harupat dipilih sebagai alternatifnya.
“Kita mencoba (komunikasi) dengan pengelola rumput, enggak mungkin. Kita juga sudah bicara dengan manajemen Persib, rumput GBLA belum memungkinan digunakan pertandingan Persib lawan Persipura,” ungkap Dodi pada belum lama ini.
Dodi memaparkan, bila ingin menggunakan stadion berkapasitas 38.000 kursi penonton itu, dianjurkan saat kompetisi Liga Indonesia 2017 dimulai pada bulan Maret. Rumput diprediksi sudah dalam kedaang lebih baik saat kompetisi dimulai. “Kalau mau menggunakan nanti saja pas kompetisi resmi dimulai, itu lebih bagus rumputnya,” sebutnya.
Dirinya menghaturkan maaf baik kepada manajemen Persib maupun Bobotoh karena demi perkembangan tumbuhnya rumput yang bagus, maka mesti diberikan treatment baik pula. “Artinya untuk sementara kami mohon maaf, karena masih perawatan silahkan Persib untuk menggunakan stadion yang lain. Tapi untuk kompetisi Insya Allah itu bisa digunakan oleh Persib,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dodi memprediksi rumput stadion akan tumbuh sempurna hijau ketika memasuki minggu-minggu terakhir Januari. Perkembangan rumput yang baik dibutuhkan proses yang memakan waktu berbulan-bulan agar bisa terpenuhi lapangan sesuai standar tinggi FIFA.
“Itung itungan kita paling lambat akhir Januari. Kendalanya masih di rumput karena itu kan perlu perawatan yang luar biasa. Kan rumput juga bagian dari makhluk hidup. Jadi sabar buat Persib,” pungkasnya.

Sumber : SIMAMAUNG.COM

Persib Dapat Tawaran Ujicoba di Malaysia Dan Thailand


Selain PSCS Cilacap dan PS Purwokerto yang akan dijajal Persib dalam persiapan pra musim, Persib disebutkan pelatih Jajang Nurjaman mendapat tawaran beruji coba dari tim asal Thailand dan Malaysia. Kendati demikian kepastiannya masih perlu dipertanyakan dan Jajang hanya menunggu akan pelaksanaannya.
“Ada tawaran dari (tim asal) Thailand dan Malaysia, tapi lihat saja nanti,” sebut Jajang kepada wartawan di Graha Persib, Jalan Sulanjana Bandung, Kamis (30/12).
Seluruh persiapan pra musim Persib ada dibawah komando pelatih yang karib disapa Janur itu. Walaupun dia akan melakukan kursus pelatih dari AFC di Thailand pada Januari, untuk mendapatkan lisensi kepelatihan A AFC. Maka, pelatih asal Majalengka tersebut mulai intens menangani tim pada bulan Februari.
“Insya Allah karena saya akan kembali pada awal Februari, berangkat tanggal 2 pulang akhir Januari,” sebut Janur.
Melihat wacana di atas, tidak menutup kemungkinan Maung Bandung akan berhadapan dengan T-Team, klub yang berkompetisi di Liga Super Malaysia. Belum lama ini, kesebelasan arahan Rahmad Darmawan sempat berkunjung ke Bandung untuk melakukan Training Center (TC) sekaligus berkunjung ke kediaman Umuh Muchtar untuk bersilaturahmi.

Sumber : SIMAMAUNG.COM

Persiapan Tidak Ideal, Persib Berpeluang Absen di BIC 2017


Turnamen pramusim, Bali Island Cup (BIC) kabarnya akan digelar pada 15-20 Januari 2017 mendatang. Skuat Persib sendiri menjadi salah satu tim yang diundang bersama Persipura Jayapura dan Arema FC untuk menjadi lawan tuan rumah, Bali United. Tapi pihak Maung Bandung diwakili oleh Jajang Nurjaman mengatakan belum ada undangan masuk, sehingga dia belum mengetahui gelaran tersebut.
“Sampai saat ini belum ada undangannya yang masuk ke kita, lisan atau tulisan. Makanya saya juga belum tahu adanya penyelenggaraan itu,” ujar Janur pada awak media di Mes Persib, Kamis (29/12).
Namun andai benar Persib diundang, Janur mengatakan bahwa kemungkinan besar tim yang diasuhnya tidak akan ikut ambil bagian. Karena persiapan anak asuhnya yang baru memulai latihan pada 3 Januari tidak ideal untuk turun dalam satu turnamen. Terlebih mayoritas punggawa tim juga adalah muka baru karena Maung Bandung baru saja melakukan cuci gudang dengan melepas 11 pemain.
“Kita tak mungkin ikut turnamen itu, karena persiapannya terlalu mepet. Pemain baru akan menjalani latihan pada 3 Januari nanti. Selain itu formasi pemain pun ada yang baru, sehingga butuh waktu untuk bisa padu dan turnamen itu terlalu mepet,” jelasnya.
Persib sendiri ikut ambil bagian di turnamen pramusim ini pada tahun 2016 awal. Dinahkodai Dejan Antonic, Maung Bandung harus puas hanya bercokol di urutan 2 klasemen dan kalah dari Arema. Singo Edan sendiri merupakan raja dari gelaran manajemen Bali United itu karena sanggup menjadi kampiun 2 kali berturut-turut pada 2015 dan 2016.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Monday, 26 December 2016

Janur Tak Berminat Datangkan Andik Vermansyah


Pelatih Jajang Nurjaman mengaku banyak yang menawarinya jasa pemain depan. Bahkan tak jarang beberapa pemain menawarkan diri untuk menjadi bagian skuatnya musim depan dalam kompetisi resmi Liga Indonesia musim 2017.
Meskipun demikian Janur, sapaan akrab dari Jajang Nurjaman, mesti memikirkan secara matang tawaran-tawaran tersebut. Bahkan ia juga tak berminat mendatangkan Andik Vermansyah striker yang santer diisukan hengkang dari Selangor FA, karena klubnya terancam bangkrut.
“Enggak, karena slot pemain depan kita sudah cukup. Jadi saya tidak asal ngambil,” ungkap Janur kepada wartawan belum lama ini.
Beberapa pemain bidikan yang dipastikan merapat adalah faktor Janur tak ingin mempergemuk skuatnya. Menurut pelatih yang akan menjalani sertifikasi kepelatihan A AFC di Thailand Januari nanti, skuatnya kini punya beberapa opsi pemain depan dengan ragam tipikal.
Kondisi tersebut sudah dianggap cukup untuk meraih prestasi di Liga Indonesia tahun depan. Seperti diketahui Persib sudah selangkah lagi mendapatkan Patrick Cruz dan Matsunaga Shohei. Belum lagi mereka punya target man handal Serginho van Dijk, pemain sayap cepat seperti Febri Hariyadi.
“Banyak sekali saya ditawarin pemain yang bagus-bagus, tapi kalau sudah ada di tim yang seperti itu buat apa nanti numpuk, mubazir. Saya selalu tetap punya perhitungan dengan pemain yang didatangkan,” tegasnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Ingin Dapat Menit Bermain, Zola Rela Dipinjamkan Persib


Wonderkid asal Bandung, Gian Zola Nasrullah Nugraha tidak menampik dirinya amat membutuhkan menit bermain di levei senior. Karena pemain berkaki kidal itu ingin masuk dalam tim nasional usia muda yang akan menghadapi beberapa event di depan. Zola disbeut-sebut menjadi salah satu pemain yang masuk rencana Jajang Nurjaman untuk promosi ke tim utama musim depan.
“Zola sih ingin dapat menit bermain, karena mungkin tahun depan kan ada timnas U-19, Sea Games, Asian Games, targetnya Zola ingin masuk ke timnas. Jadi maklum lah kalau Zola ingin dapat menit main di klub karena harus unjuk kemampuan,” ungkap Zola kepada wartawan saat diwawancara di Mes Persib beberapa waktu lalu.
Andai dirinya dipinjamkan ke klub lain guna mendapat menit bermain, Zola mengaku dirinya tidak keberatan. Asalkan tujuan dia “disekolahkan” di klub lain ialah agar jam terbangnya di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia bisa bertambah sehingga kemampuannya pun semakin terasah. Namun Zola tetap menyerahkan semua keputusan pada manajemen karena dia masih terikat kontrak 3 tahun lagi.
“Kalau dipinjamkan, gimana manajemen aja, Zola sih terbuka. Kalau tujunnya biar banyak dapat terbang ga apa-apa. Tapi kalo dipertahanin itu yang terbaik menurut manajemen juga kenapa tidak, gimana manajemen aja karena saya kan masih kontrak,” jelasnya.
Kakak kandung dari pesepakbola berbakat lainnya, Beckham Putra itu mengaku dia sudah ingin mencicipi atmosfer kompetisi Indonesia. Karena rekan-rekan yang satu angkatan dengan dia di Persib U-21 sudah mulai unjuk gigi sejak musim lalu. Di Persib, ada Febri Hariyadi. Sedangkan Abdul Aziz dan Hanif Abdurrauf dapat porsi besar di skuat Persiba.
Zola mempunyai harapan dia bisa rutin bermain di tim senior Persib. “Kalau Zola pasti pengen ada jam bermain level senior, ga tahu dimana. Kalau di Persib kasih jam terbang syukur-syukur. Tapi sekarang ga mikir klub lain, fokus dulu buat di Persib aja,” ucapnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Maung Ngora Belum Memuaskan, Janur Tak Ubah Rencana Soal Pemain Muda


Sejumlah pemain masuk dalam pantauan Jajang Nurjaman saat memainkan laga uji coba menghadapi Persijap Jepara. Bukan dari tim lawan, namun Janur menyeleksi punggawa timnya untuk menentukan siapa saja Maung Ngora yang akan naik kelas. pertandingan itu diikuti oleh 5 pemain Persib U-21. Mereka adalah Henhen Herdiana, Gian Zola, Ahmad Subagja Basit, Jujun Saepuloh dan Angga Febrianto.
Dikatakan oleh Janur, performa kelima pemain itu masih belum sepenuhnya membuat dia kepincut. Karena masih banyak atribut yang disebut pelatih 58 tahun tersebut belum sesuai kriterianya. Namun situasi itu tidak lantas membuat rencana untuk memasukan 3 pemain muda di tim senior berubah. Janur hanya akan meminta pemain tersebut untuk mau bekerja lebih keras lagi.
“Penampilannya masih butuh digodok lagi, itu intinya. Tetapi rencana saya masih sesuai pada rencana semula walaupun saya harus lebih tekankan kepada pemain yang bersangkutan untuk lebih mengasah diri lagi,” beber Janur ketika diwawncara usai kepulangan tim dari Jepara.
Selain memantau pemain muda, Janur juga memperhatikan sejauh mana kerja amunisi lamanya. Dari 15 pemain yang dibawa, 10 diantaranya adalah pemain Persib di TSC 2016 meskipun Agung Pribadi di putaran kedua dipinjamkan ke Persela. Mayoritas pemain yang tampil di Jepara pun adalah para penghangat bangku cadangan. Janur mengakui bahwa perlu banyak pertimbangan untuk dilepas arau dipertahankan.
“Oh iya pasti, sekaligus dari pemain yang kemarin saya lihat dan bawa ada yang menjadi pertimbangan, Banyak yang mesti dipertimbangkan dari pemain lama itu,” ujar pelatih asal Majalengka itu.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Saturday, 24 December 2016

Janur Sebut Flores Masih Mau Menunggu Keputusan Persib


Mencuatnya nama Alex Willian Costa Silva, buat nama Marcos Flores yang dipertimbangkan matang oleh Persib terpinggirkan. Walau demikian ia masih punya kesempatan lantaran Willian akan terlebih dahulu diseleksi oleh pelatih Jajang Nurjaman.
Ditanyai, apakah Marcos Flores mau untuk menunggu keputusannya, Jajang Nurjaman mengatakan pemain Argentina itu justru memprioritaskan Persib dan mau untuk menunggu. Janur sapaan akrab Jajang secara intens terus melakukan komunikasi dengannya.
“Belum (punya tim baru) yang pasti dia memilih prioritaskan kita (Persib). Lagi pula kita belum memutuskan untuk tidak memakai dia lagi, artinya dia masih menunggu, saya masih komunikasi sama dia,” aku Janur pada Sabtu (24/12).
Sementara itu dalam akun media sosial Flores, dirinya sedang gencar-gencar mempromosikan kapasitasnya kepada publik. Dirinya sangat senang bermain bersama Persib dengan dukungan Bobotoh. Ia juga menghargai cara Bobotoh merangkul dirinya hingga bisa menjadi playmaker yang diandalkan dalam waktu singkat.
“Terimakasih untuk Bobotoh yang mau merangkul saya sedemikian rupa dalam waktu yang singkat ini sebagai playmaker,” kutip Flores dalam video yang ia unggap di akun instagramnya.
Ia segera akan memutuskan dimana ia akan berlabuh untuk musim depan (2017). Tentunya dengan satu tim yang mempercayai sepenuhnya akan kapasitas ia di lapangan.
“Jadi saya segera memutuskan untuk bergabung dengan siapapun klub yang memiliki kepercayaan kuat akan kapasitas saya di lapangan. Segera saya akan mengumumkan masa depan sepak bola saya untuk musim 2017,” tutup dia.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Pertimbangan Wildansyah Dipulangkan ke Bandung


Sebanyak lima dari tujuh pemain bidikan Persib sudah terungkap. Mulai dari nama Dedi Kusnandar, Patrick Cruz, Matsunaga Shohei, Wildansyah dan terakhir Alex Willian. Paling menarik adalah banyak pemain lama yang segera bersemi kembali di klub kebanggaan Bobotoh itu, terutama bagi Matsunaga dan Wildansyah.
Wildansyah adalah pemuda yang dibesarkan di Persib Junior. Ia mendapatkan kesempatan memperkuat musim pertamanya di Persib tahun 2008. Kemudian ia hengkang ke Persisam Samarinda tahun 2012 menyusul Eka Ramdani, Cristian Gonzalez dan Dias Angga Putera.
Setelah melanglangbuana ke berbagai tim, rupanya Wildansyah dilirik Jajang Nurjaman–pelatih yang pernah diasuhnya kala menjadi asisten Arcan Iurie. Mempertimbangkan berbagai hal, Jajang pun memasukkan Wildansyah kedalam skemanya untuk musim 2017.
Dikatakan Janur sapaan akrab Jajang, bahwa Wildansyah cukup kompetitif untuk bersaing di barisan belakang timnya musim depan. Kemampuan pemain 29 tahun itu yang bisa di tiga post pemain belakang adalah keunggulan mengisi skuatnya.
“Pertimbangannya adalah karena Wildan bisa bersaing di posisi yang saya butuhkan, Wildansyah bisa berposisi sebagai wing back kiri-kanan atau di center back tengah. Jadi dia prioritaskan untuk bersaing di situ,” beber Janur pada Sabtu (24/12) di Mes Persib.
Wildansyah pula termasuk kompetitif di dua musimnya bersama Sriwijaya FC. Contoh musim terakhirnya berkiprah di Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 ia bermain 19 kali, memberi 2 asist dan hanya dikenai 3 kartu kuning.
“Ya salah satu pertibangannya itu, krn lihat kematangan dia bermain di Sriwijaya kemarin,” ungkap Jajang menambahkan.
Ditanyai dua nama yang masih belum terungkap, Janur mengisyaratkan agar publik bersabar. Dirinya menunggu kabar kesepakatan dari Umuh yang langsung bernegosiasi.
“Sabar nanti Pak Umuh yang bakal menyampaikan, saya akan mengiyakan, walaupun memang semua pemain bidikan adalah rekomendasi saya,” ucapnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Janur Dilema Pilih Alex atau Marcos Flores


Persib membidik playmaker handal asal Brazil Alex Willian Costa Silva meski harus melewati ajang seleksi. Kendati begitu pelatih Jajang Nurjaman mengaku dilema dengan mempertimbangan sangat detail kemungkinan Marcos Flores juga bertahan di klub musim depan (2017).
Marcos Flores dianggap sudah menyatu dengan kestabilan tim di lini tengah pasca bergabung dengan Persib di pertengahan musim lalu menjalani ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016. Sementara, Alex Willian mesti Jajang coba untuk trial, walau ia sudah tahu kapasitasnya lewat rekaman video.
“Ada dilema jujur, karena belakangan ini Marcos sudah menyatu dengan tim, itu yang jadi modal dia. Walaupun ada sesuatu yang saya harapkan dari pemain lain yang melebihi Marcos yang tidak dimiliki Marcos,” beber Jajang pada Sabtu (26/12).
Janur sapaan akrab Jajang penasaran dengan Alex Willian sehingga ingin mencoba mendatangkannya sebagai pemain trial dalam waktu dekat. Dikatakan Janur pemain berusia 28 tahun itu punya tiga kelebihan yang tidak dimiliki Marcos Flores. Yakni produktif mencetak gol, punya tendangan bebas bagus dan kapasitasnya melewati lawan.
“Makanya saya ingin mencoba dulu yang ini (Alex) karena bener engga dia memiliki tiga poin yang tidak ada di dalam Marcos. Kalau tiga poin itu? Kalau saya lihat ada,” sebutnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Alasan Jajang Nurjaman Bawa Pulang Matsunaga


Matsunaga Shohei menjadi satu pemain yang sudah selangkah lagi berkostum Persib. Lewat manajer Persib Umuh Muchtar kepastian itu disebutkan, Jumat (23/12) malam. Pelatih Jajang Nurjaman sendiri mengaku merokemendasikan pemain yang pernah berkostum Persib musim 2011 itu kepada Umuh Muchtar.
“Ya memang semua rekomendasi saya, saya menyampaikan kepada Pak Haji (Umuh Muchtar) komunikasi, cuman saya pikir kalau Pak Haji sudah menyampaikan itu memang benar iya,” ungkap Jajang pada Sabtu (24/12) sepulang dari Jepara.
Pertimnbangannya Janur sapaan akrab Jajang kembali menggaet pemain berpaspor Jepang tidak lain adalah karena kematangannya. Matsunaga yang sudah berumur 27 tahun dianggap sudah memiliki pengalaman yang cukup dan siap menjadi petarung yang lebih matang di klub kebanggaan Bobotoh.
“Matsunaga sekarang adalah Matsunaga yang sudah matang, dulu kan ia di sini masih usia 20 tahun, sekarang 27 tahun sudah dalam usia emas menurut saya sebagai pemain asing Asia,” bebernya.
Lebih lanjut, pemain yang juga pernah memperkuat Persegres Gresik United tersebut punya kemampuan di empat posisi depan. Yakni striker, winger kanan dan kiri serta gelandang serang.
“Kemudian saya harapkan akan mempertajam lini depan Persib karena dia sebagai pemain depan bisa dimainkan di berbagai posisi, bisa di winger, gelandang serang, bisa di striker, bisa di empat posisi,” tambah Janur.
Pelatih 58 tahun itu mengapresiasi capaian Matsunaga yang menunjukkan produktifitas gol selepas bermain dengan Persib tahun 2011 lalu. Dirinya mencetak 7 gol dari 33 penampilan dengan Persiba (2011-2012). Mencetak 11 gol dari 45 penampilan di Persegres (2012-2015). Melesahkan 13 gol bersama Persiba di musim 2016 lalu.
Jika dilihat dari torehannya, ia memiliki statistik menanjak di setiap musimnya, sejak berlabuh pertama kali di Indonesia dengan Maung Bandung (2011). “Dia salah satu pemain asing Asia yang produktif main dimanapun posisinya. Jika saya melihat ada ini, ada ini, ada ini, rasanya bisa lebih menyerang dan lebih produktif,” tukas Janur.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Janur Buka-Bukaan Soal Alex Willian Costa


Meski belum dipastikan merumput bersama Persib musim depan (2017), pelatih Persib Jajang Nurjaman sudah mulai buka-bukaan soal kandidat playmakernya bernama Alex Willian Costa Silva. Ya dialah satu slot pemain asing yang dibidik Janur sapaan akrab Jajang untuk kompetisi resmi Liga Indonesia.
Namun, tak akan mudah bagi Alex berkostum Persib. Janur memastikan pemain yang masih berstatus di klub Cuiaba MT di kompetisi serie C Brazil harus melewati seleksinya terlebih dahulu. Terlebih Persib pun berencana memperpanjang kontrak Marcos Flores.
“Kita coba Alex Willian dulu nanti ada kesempatan untuk mencoba (seleksi) dia, kalau enggak sesuai harapan ya antara Alex kalau enggak Marcos,” beber Janur pada Sabtu (24/12) sepulang dari Jepara.
Pelatih yang membawa gelar juar kedua kalinya bagi Persib tahun 2014 lalu itu membeberkan, bahwa dirinya cukup beralasan ingin menyeleksi Alex. Melihat dari rekaman video, Alex punya kelebihan lain yang belum dimiliki playmaker Persib sebelum-sebelumnya.
“Sorry kali ini saya baru lihat dari video, belum lihat yang aslinya. Kalau lihat penampilan ia sesuai dengan video, ia bisa mencetak gol, punya tendangan bebas bagus, trought-pass bagus, bisa melewati lawan, dan daya jelajah tinggi,” beber ia.
Disinggung perbedaannya dengan Makan Konate, Janur memprediksi calon gelandang seleksi berusia 28 tahun itu dinilai sebagai gelandang komplit. Konate sendiri terbilang masih memiliki kekuarangan soal kecerdikan memberi umpan.
“Gelandang ini cukup komplit syarat yang dibutuhkan gelandang tengah. Agak sedikit beda, kalau Konate dalam memberi pasing kurang pinter,” sebutnya
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Friday, 23 December 2016

Persib Klaim Capai Kesepakatan dengan Shohei Matsunaga


Gelandang serang asal Jepang, Shohei Matsunaga resmi digaet Persib Bandung. Ia jadi pemain asing baru kedua Maung Bandung setelah Patrick Cruz, asal Brasil.
Shohei Matsunaga, bukan sosok yang asing bagi Bobotoh Persib. Pada musim 2011 ia pernah membela Tim Pangeran Biru. Terakhir ia berkostum Persiba Balikpapan.
Sang pemain tampil ciamik di sepanjang ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Di Tim Beruang Madu, ia mencetak 13 gol dari 33 penampilan.
"Ya, Shohei Matsunaga sudah deal bergabung dengan kami. Jadi pemain asing yang sudah pasti membela Persib musim depan adalah Vladimir Vujovic, Patrick Cruz, dan Shohei Matsunaga," ujar Umuh pada Jumat (23/12/2016) sore.Rapor mentereng ini membuat pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, kesemsem. Lewat manajer tim, Umuh Muchtar, Matsunaga diminta comeback ke Bandung pada musim 2017. Gayung bersambut, sang pemain dengan senang hati merapat ke Persib.
Kehadiran gelandang serang kelahiran 7 Januari 1989 tersebut diharapkan menambah deretan pemain kreatif yang ada di tim. Musim 2016, produksi gol Persib macet karena gelandang serang asing, Marcos Flores dan Robertino Pugliara, kurang maksimal menjadi pelayan para striker.
Kehadiran Shohei Matsunaga dipastikan membuat posisi bek asal Australia, Diogo Ferreira terancam, karena slot pemain Asia di Persib sudah terisi.
Di sisi lain, Persib Bandung dikabarkan telah menjalin kesepakatan dengan mantan pemainnya, Wildansyah, yang d TSC 2016 membela Sriwijaya FC. "Status Diogo akan ditentukan pada tanggal 2 Januari nanti. Tunggu saja, yang jelas, Wildansyah pun sudah sepakat kembali ke Persib. Kami pun punya banyak stok pemain belakang," ucap Umuh Muchtar.
Sumber Bola.com, Bandung -

Belum Dapat Kabar dari Manajemen, Atep Tetap Santai


Kapten tim Persib, Atep masih santai dalam menyikapi masa depan dia dan rekan-rekan setimnya jelang liga resmi 2017. Karena saat ini dia mengatakan masih terikat kontrak dengan Persib hingga awal tahun. Sang pemain pun baru akan mendesak manajemen agar memberikan keputusan andai jalinan kerjasama kedua belah pihak selesai. Sebelumnya isu soal keluar masuknya pemain memang sudah mulai marak dibicarakan terutama di sosial media.
“Belum, kan sekarang masih ada kontrak sampai Januari jadi kita juga belum sempat menanyakan, nanti aja kalau kontraknya sudah habis baru ditanyakan,” terang Atep saat ditemui sebelum bertolak ke Jepara jela laga persahabatan kontra Persijap.
Saat ini ayah 2 anak itu pun sedang menikmati hari-hari senggang untuk berkumpul dengan keluarga. Dirinya memilih untuk menenangkan diri dan memulihkan staminanya yang sudah terkuras selama semusim penuh. Dia juga tidak mau pikirannya terganggu dengan hiruk pikuk lalu lintas transfer yang sedang ramai. Baginya moment kumpul keluarga memang merupakan barang langka ketika turnamen atau liga sudah mulai digelar.
“Yang penting sekarang kita nikmati liburan dulu sama keluarga karena sebelumnya kan tidak punya waktu yang cukup bebas bersama keluarga, sekarang lagi menikmati itu aja dulu,” ujarnya.
Meski begitu Atep juga sesekali tetap memantau pemberitaan soal timnya termasuk hadirnya beberapa amunisi baru. Menurutnya pergerakan lincah manajemen dalam mengamankan jasa pemain baru perlu diapresiasi. Karena itu membuktikan bahwa mereka tetap serius untuk menata tim untuk musim depan supaya titel juara bisa dibawa pulang kembali oleh pasukan Maung Bandung.
“Alhamdulillah kita tahu kan Dado punya kualitas apalagi kemarin dia main di Malaysia. Terus Patrick Cruz juga dia pemain berkualitas. Tentu dengan pergerakan seperti ini ada ambisi besar juga dari manajemen karena kita harus mempersiapkan yang lebih baik dari kemarin,” ucap Atep.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Tunggu Finalisasi, Persib Akan Bawa Pulang Matsunaga dan Wildansyah


Persib Bandung tinggal selangkah lagi mendapatkan pemain baru tambahan sebelum mengarungi kompetisi 2017 dimulai. Bukan cuma satu, bahkan dua pemain sekaligus kemungkinan merapat dalam waktu dekat. Mereka juga bukan orang baru di jajaran skuat Maung Bandung lantaran sudah pernah membela Persib di kompetisi terdahulu.
Di posisi pemain menyerang, Persib Bandung melalui Umuh Muchtar mengatakan telah mendekati Shohei Matsunaga untuk pulang ke Bandung. Pencetak 13 gol bersama tim Persiba Balikpapan di musim ini sedang dalam fase negosiasi. Jika jadi merapat, pemain berpaspor Jepang tersebut akan mengisi satu slot pemain asal Asia.
“Iya memang kita sedang mendekati Matsunaga tapi masih dalam tahap penjajakan lah dan masih belum deal 100 persen. Doakan saja semuanya lancar,” beber Umuh ketika dihubungi oleh Simamaung, Jumat (23/12).
Selain Matsunaga, ada satu lagi pemain yang akan kemungkinan besar akan melakukan reuni di Bandung. Wildansyah disebut Umuh sedang diupayakan untuk pulang kampung setelah merantau ke Sriwijaya FC. Pemain yang namanya mulai meroket di musim 2009 itu berpeluang comeback setelah di 2012 silam dia memilih mengembara ke Samarinda.
“Iya memang Wildansyah juga kemungkinan akan masuk. Tapi kita tunggu saja nanti kepastiannya,”
Dikatakan oleh Umuh, semua proses perpindahan pemain akan jelas ketika tim yang selesai diberi jatah libur dikumpulkan lagi. Menurut rencana, pada 2 Januari 2017 nanti manajemen akan memberitahukan siapa saja pemain yang dilepas dan siapa yang mendapat perpanjangan kontrak. Pemain baru pun akan diumumkan di hari yang sama.
“Untuk kepastiannya tunggu saja sampai tanggal 2 (Januari) nanti. Karena disitu nanti akan ketahuan siapa pemain yang datang dan siapa pemain yang keluar,” ujar Umuh.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

Thursday, 22 December 2016

Zulham Masih Ingin Terus Berkostum Persib


Harap-harap cemas dirasakan nyaris semua pemain Persib kala menyambut musim baru usai menyelesaikan gelaran TSC 2016. Karena pelatih dan manajeme berencana untuk melakukan perombakan pemain sebanyak 30 persen. Pemain yang secara performa tak sesuai ekspektasi pun bisa saja terdepak dan masuk dalam rencana perombakan.
Meski begitu Zulham Zamrun mengatakan dirinya sudah mendapat kabar dari manajer tim bahwa dia akan dipertahankan. Winger timnas Indonesia di AFF 2016 itu sudah menerima ajakan dari Umuh Muchtar untuk kembali menggunakan jersey Persib pada kompetisi 2017. Meskipun secara teknik yuridis, dia belum resmi menjadi bagian dari tim musim depan.
“Sejauh ini saya baru dapat ada kabar dari Pak Haji (Umuh), kalau kabar dari pengurus lain belum tapi yang penting dari Pak Haji sih. Kalau pak haji udah hubungi saya berarti ya udah‬,” terangn Zulham ketika berkunjung ke Mes Persib, Rabu (21/12).
Dia mengatakan bahwa Persib merupakan prioritas dia usai membela timnas. Karena Persib adalah tim yang sempat membuat namanya melambung tinggi di turnamen Piala Presiden 2015. Maung Bandung juga yang membiayai pengobatan dia ketika menerima cedera ACL yang memaksanya absen selama 8 bulan. Hal itu yang membuatnya ingin terus berada di Persib.
Zulham juga mengaku dia sudah sangat merindukan tampil di hadapan Bobotoh. “Kalau saya prioritas terbesar ingin terus bersama Persib karena saya kangen juga sama bobotoh,” jelasnya.
Pemilik nomor punggung 54 itu pun tak menampik bahwa ada bidikan dari klub lain yang datang padanya. Namun Zulham bergeming dan memilih menunda memberikan vonis pada klub penawar hingga dia mendapat kejelasan di Persib. Karena Zulham tetap ingin terus bermain di Persib. Kecuali jika dia tidak lagi masuk dalam formasi Djadjang Nurdjaman.
“Klub lain memang ada beberapa yang ngajak cuma bisa bilang Insya Allah, belum bisa pastiin.‬ Jumlah klubnya itu ga bisa disebutin tapi ada. Saya prioritasnya disini‬,” ujarnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

David Laly Sanggah Berpisah dengan Persib


Atas caption yang dibuat David Laly dalam akun instagramnya, Bobotoh beranggapan jika dirinya berpisah lebih dini dengan timnya Persib. Padahal manajemen belum sama sekali memberitahu beberapa pemain yang bertahan atau diharuskan hengkang.
“Walau tak seindah khayalan, tetapi setidaknya dari khayalan kenyataan sudah pernah tercapai. See you in the next business friends,” kutip Laly dalam instagramnya davidlaly91 disertai foto dirinya yang berfoto bersama skuat sewaktu mempersiapkan tim di laga terakhir Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 di Kanjuruhan Malang.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa dengan pasti Persib akan mengumumkan materi pemain musim 2017, Januari mendatang. Diluar waktu itu, manajemen belum secara pasti menentukan pemain bertahan, lantaran beberapa pemain dalam masa pertimbangan.
Media sosial instagram maupun twitter sudah ramai membicarakan bahwa Laly dipastikan berpisah dengan Persib. Ia pun menyatakan kekecewaannya melalui pesan singkat.
“Itu kan hanya status kan di IG (instagram), di ig yang sebarkan bilang aku di lepas ya? Aku sampai sekarang saja belum dapat surat dari manajemen. Jadi belum resmi kan? Kalau surat sudah ada baru resmi,” beber Laly melalui pesan singkat, Kamis (22/12).
Dirinya tak habis pikir akan berdampak seperti demikian, padahal banyak rekan-rekannya di Persib yang memberikan ucapan sama. “Itu status kan banyak teman-teman juga bikin kaya gitu. Itu ungkapan selama perjalanan 2016,” jelasnya.
Diketahui bahwa Laly menandatangani kontrak dua tahun bersama Persib. Hingga kini dirinya diikutkansertakan dalam skuat Persib ke Jepara melawa Persijap di laga persahabatan, Jumat (23/12), untuk kemudian menikmati liburan natal.
Sumber : SIMAMAUNG.COM