Wednesday, 26 April 2017

Djanur: Adanya Mantan Pemain Sriwijaya Bukan Keuntungan bagi Persib


Pelatih Persib Bandung, Djadjang 'Djanur' Nurdjaman menilai adanya mantan pemain Sriwijaya FC bukan suatu keuntungan. Itu karena kedua tim sudah mengetahui kekuatan masing-masing.

Misi Persib meraih kemenangan pertamanya di Liga 1 musim 2017 diyakini akan sulit terpenuhi. Walau nanti tampil di stadion Gelora Bandung Lautan Api, Santu (29/4/2017),  Maung Bandung diprediksi bakal direpotkan Sriwijaya FC.

Itu mengacu rekor pertemuan di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Dari dua perjumpaan kontra Sriwijaya FC, Persib hanya mencatat hasil 1-1 (kandang) dan kalah 0-3 (tandang). 

Tapi, kali ini Persib dianggap punya secercah harapan. Itu karena tuan rumah memiliki dua pemain bekas Sriwijaya FC, yakni Supardi Nasir dan Achmad Jufriyanto atau yang biasa disapa Jupe. Musim lalu, keduanya sama-sama jadi anggota Laskar Wong Kito.

Kehadiran Supardi dan dinilai sebagai keuntungan bagi Persib. Keduanya bisa memberi info soal gaya permainan dan kelemahan Sriwijaya FC. Terlebih mereka bertugas sebagai lini belakang.

Supardi dan Jupe pastinya hafal dengan pola serangan anggota lini depan Sriwijaya FC. Itu bisa digunakan untuk mencegah lawan mencetak gol.  Soalnya, armada Osvaldo Lessa selalu bisa mencetak gol di dua laga pertamanya di Liga 1.   
 
Tapi, analisa itu disanggah Djanur. "Enggak ngaruh. Di liga manapun biasa (ada pemain yang menghadapi mantan klub). Tidak akan jadi keuntungan karena kami sudah sama-sama tahu," jelasnya.

Yang jelas pada partai kandang itu, Djanur meminta agar Persib tidak meremehkan Sriwijaya FC. Menurutnya kekuatan tim tamu jauh berbeda dari sebelumnya dan lebih solid. Jadi harus dianggap serius

No comments:

Post a Comment