Saturday, 22 April 2017

Sempat Unggul, Janur Kecewa Gagal Bawa Pulang Poin Penuh


Koleksi 3 poin yang sudah berada di depan mata harus sirna karena upaya tidak kenal lelah dari PS TNI akhirnya membuahkan hasil. Hasil ini pun diakui Jajang Nurjaman sangat menyesakkan baginya karena Maung Bandung sudah mampu unggul lebih dulu dengan marjin 2 gol. Dia sebenarnya memuji kinerja pasukannya yang mampu memperbaiki permainan buruk pada babak pertama dengan performa impresif di interval kedua. Lantaran gol Michael Essien dan Atep bisa tercipta di menit 49 dan 51.
Namun catatan bagus itu tidak mampu mengobati kekecewaan Janur yang tak mampu menerima kemenangan timnya harus terenggut di 5 menit terakhir. Tim Maung Bandung yang bermain ciamik hingga menit 85 pun mulai merasakan ketar ketir ketika Erwin Ramdani mampu memperkecil kedudukan. Mimpi buruk pun akhirnya menhampiri Janur serta anak asuhnya ketika serangan balik kilat merobohkan tembok Persib dan Gustur Cahyo ada di posisi yang tepat untuk menaklukkan Made Wirawan.
“Ya cukup mengecewakan ya walaupun babak pertama kita melihat ada banyak kesulitan tapi babak kedua kita berubah dan leading 2-0 sampai menit 40 (babak kedua),” ungkap pelatih berusia 59 tahun itu dalam konferensi pers usai laga di Stadion Pakansari, Sabtu (22/4).
Janur menyayangkan kelengahan para pemain belakangnya yang lengah hingga membuat dua gol bersarang di gawang Persib. Bahkan gol pertama yang masuk terjadi lewat proses yang cukup mudah karena pemain PS TNI dibiarkan untuk mengalirkan bola ke dalam kotak 16. Hasil imbang disebut Janur sebenarnya tidak terlalu buruk karena mereka tetap membawa poin saat pulang ke Bandung. Hanya saja tetap saja kemenangan yang sirna sangat membutnya terpukul.
“Sayang sekali kesempatan kita hilang karena kelengahan dari para pemain belakang kita. Sebenarnya satu poin di away tidak terlalu jelek tetapi karena kita sudah leading dan terkejar cuma 5 menit hasil ini sangat mengecewakan dan ga boleh terulang lagi,” tukasnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

No comments:

Post a Comment