Monday, 8 May 2017

Persib Musim Ini Akan Bermain Lebih Pragmatis


Pendekatan berbeda diterapkan Jajang Nurjaman dalam filosofi bermain pasukannya dalam kompetisi 2017. Kini Persib memilih mengubah paradigma permainanya menjadi lebih pragmatis ketimbang musim-musim sebelumnya. Permainan cantik dari kaki ke kaki bukan lagi menjadi nyawa permainan Maung Bandung yang identik sejak Jajang masuk ke ruang kokpit.
Baginya kini Persib jauh lebih mementingkan kemenangan ketimbang permainan yang indah. Bahkan bukan cuma gagasan Janur, para pemain di lapangan yang paham betul dengan kondisi tim saat ini pun setuju dengan cara tersebut. Kini perolehan poin lebih menjadi prioritas Maung Bandung guna mempertahankan trofi juara musim ini.
“Yang penting sekarang tiga poin karena menurut saya itu lebih penting, Maitimo bahkan bilang waktu di lapangan, yang penting itu menang, bukan bermain indah,” tuturnya ketika diwawancara awak media.
Salah satu faktor yang membuat filosofi permainan cantik ala Persib tidak mampu berjalan musim ini karena masalah regulasi. Janur sulit menerapkan cara bermain indah ketika para pemain muda yang dimilikinya saat pemain muda wajib dimainkan selama 45 menit. Terutama ketika Febri Hariyadi dan Gian Zola harus bolak-balik membela timnas.
“Saya mengakui regulasi tiga pemain muda ini membuat permainan kami masih belum nyaman. Mohon bersabar, untuk kami sampai sekarang ini yang penting tiga poin,” tukasnya.
Sumber : SIMAMAUNG.COM

No comments:

Post a Comment