Nama Henhen Herdiana didengar ditelinga Bobotoh luas seiring ia tampil dalam starting eleven Persib selama perhelatan Piala Presiden lalu. Dia menjadi pemain muda andalan Maung Bandung mengisi full back kanan. Namanya semakin dikenal ketika terdaftar dalam program seleksi Tim Nasional tahap ketiga beberapa waktu lalu di bawah arahan Luis Milla.
Pemain asal Subang itu berpeluang besar diandalkan pelatih Jajang Nurjaman dalam perhelatan Liga 1 dimana regulasi kompetisi menerapkan kewajiban memainkan pemain U-23. Henhen tentunya bakal menjadi debutan di kancah tertinggi persepakbolaan nasional edisi tahun 2017.
Perkokoh lagi mental, sejatinya itu yang selalu ia sebutkan tiap kali ditanyai tentang kesiapan. Memang benar, banyak pemain berlabel bintang dan senior masuk ke Persib namun tak moncer seperti di klub sebelumnya. Faktor mental ditenggarai menjadi sebab, faktanya pemain yang berlabuh di Persib selalu mendapatkan tekanan Bobotoh untuk tampil baik.
“Liga pertama tahun pertama Henhen bermain di kasta tertinggi sepak bola dan Henhen bermain di tim besar, Henhen harus siapkan mental lagi buat kompetisi nanti dengan mental yang bertambah,” papar Henhen.
Pemain yang dikenal dengan kepribadian disiplin tinggi serta mengutamakan kerapihan ini cukup percaya diri menatap Liga 1 yang segera dihelat 15 April. Sebagai pemain muda ia ingin dipilih pelatih karena layak berada di klub dan bukan hanya alasan regulasi semata. “Sebagai pemain muda harus bisa memberikan yang terbaik buat tim selalu kerja keras, semangat dan terus belajar,” timpalnya.
Dalam satu posisinya ia mesti bersaing dengan legenda Persib Supardi Nasir yang tergolong pemain senior. Selain itu ia mesti menunjukkan kesamaan kualitas dengan Wildansyah dan Jajang Sukmara yang kerap ditempatkan Janur di post back sayap kanan.

No comments:
Post a Comment