Pemain anyar Persib Michael Essien menjadi satu rekrutan fantastis musim 2017 ini. Namun, banyak yang mempertanyakan akan posisi sang pemain nantinya, dimana ia adalah seorang defensive midfielder. Apakah sesuai skema atau tidak dengan pelatih Jajang Nurjaman atau tidak? mengingat di klub sudah ada nama Hariono di post yang sama dan tak tergantikan selama delapan musim.
Janur menerangkan, dirinya memang hapa soal kapasitas Essien sebagai Defensife Midfielder (DMF). Namun, dirinya akan memposisikan dia berbeda dengan lebih mendorong dirinya ke posisi Attacking Midfielder (AMF) di timnya.
“Saya tahu dia ini adalah pemain holding midfielder tapi dia punya kelebihan attacking midfielder, jadi mungkn saja kita mainkan sebagai attacking midfielder lihat situasi,” beber Janur di Grha Persib, Selasa (14/3/2017).
Masuknya Essien dianggap menjadi sebuah alternatif. Janur bisa memanfaatkan skill individu dengan final passing bagus, dan dribling skil yang di atas rata-rata.
“Saya pikir dengan masuknya Essien bisa punya alternatif. Walau dia sering main di holding tapi cara main dia bisa dribling, shooting cetak gol,” ujarnya.

No comments:
Post a Comment